Senin, 30 Juli 2012

Operator Java

Operator Java merupakan karakter khusus yang berupa simbol atau tanda yang memerintahkan compiler untuk melakukan berbagai operasi terhadap sejumlah operand. Perintah operasi dispesifikasikan oleh operator, dimana operand-nya adalah variabel, pernyataan, atau besaran literal.1. Operator Aritmatika

Operator
penggunaan
Deskripsi
+
Op1 + Op2
Menambahkan Op1 dengan Op2
-
Op1 – Op2
Mengurangkan Op1 dengan Op2
*
Op1 + Op2
Mengalikan Op1 dengan Op2
/
Op1 + Op2
Membagi Op1 dengan Op2
%
Op1 + Op2
Menghasilkan sisa hasil bagi antara Op1 dengan Op2
Operator
Penggunaan
Deskripsi
++
Op++
Op dinaikkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada Op
++
++Op
Op dinaikkan nilainya 1 sebelum dilakukan operasi pada Op
Op–
Op diturunkan nilainya 1 setelah dilakukan operasi pada Op
–Op
Op diturunkan nilainya 1 sebelum dilakukan operasi pada Op
-
-Op
Mengubah nilai Op menjadi negasinya, jika Op positif maka menjadi negatif, jika Op negatif menjadi positif

2. Operator relasional 
Operator relasional digunakan untuk membandingkan antara dua variabel data.

Operator
Penggunaan
Deskripsi
>
Op1 > Op2
Menghasilkan true jika Op1 lebih besar dari Op2
<
Op1 < Op2
Menghasilkan true jika Op1 lebih kecil dari Op2
>=
Op1 >= Op2
Menghasilkan true jika Op1 lebih besar atau sama Op2
<=
Op1 <= Op2
Menghasilkan true jika Op1 lebih kecil atau sama dengan Op2
==
Op1 == Op2
Menghasilkan true jika Op1 sama dengan Op2
!=
Op1 != Op2
Menghasilkan true jika Op1 tidak sama dengan Op2

3. Operator kondisional
Operator kondisional dalam Java ada enam macam :

Operator
Penggunaan
Deskripsi
&&
Op1 && Op2
Menghasilkan true jika Op1 dan  Op2, keduanya bernilai boolean true
||
Op1 || Op2
Menghasilkan true jika Op1 atau  Op2, salah satunya bernilai boolean true
!
!Op1
Menghasilkan true jika Op1 bernilai boolean true
&
Op1 & Op2
Bitwise AND, menghasilkan true jika Op1 dan  Op2, bernilai true
|
Op1 | Op2
Bitwise OR, menghasilkan true jika Op1 atau  Op2, salah satunya bernilai boolean true
^
Op1 ^ Op2
Menghasilkan true jika salah satu diantara Op1 atau  Op2 bernilai true, namun tidak keduanya.

4. Operator shift
Operator shift dalam Java digunakan untuk manipulasi bit. Operator shift digunakan untuk menggeser bit-bit sesuai dengan yang diinginkan. Ada tiga operator shift dalam Java, yakni:

OperatorPenggunaanDeskripsi
>>Op1 >> Op2Menggeser bit Op1 ke kanan sejauh Op2
<<Op1 << Op2Menggeser bit Op1 ke kiri sejauh Op2
>>>Op1 >>> Op2Menggeser bit Op1 ke kanan sejauh Op2

5. Operator bitwise

Operator
Penggunaan
Deskripsi
&Op1 & Op2Bitwise AND
|Op1 | Op2Bitwise OR
^Op1 ^ Op2Bitwise XOR
~~OpBitwise Complement

6. Operator assignment
Operator asignment dalam Java digunakan untuk memberikan sebuah nilai ke sebuah variabel. Operator asignment hanya berupa ‘=’, namun selain itu dalam Java dikenal beberapa shortcut asignment operator yang penting, yang digambarkan dalam tabel berikut:

Operator
Penggunaan
Ekivalen dengan
+=Op1 += Op2Op1 = Op1 + Op2
-=Op1 -= Op2Op1 = Op1 – Op2
*=Op1 *= Op2Op1 = Op1 * Op2
/=Op1 /= Op2Op1 = Op1 / Op2
%=Op1 %= Op2Op1 = Op1 % Op2
&=Op1 &= Op2Op1 = Op1 & Op2
!=Op1 != Op2Op1 = Op1 ! Op2
^=Op1 ^= Op2Op1 = Op1 ^ Op2
<<=Op1 <<= Op2Op1 = Op1 << Op2
>>=Op1 >>= Op2Op1 = Op1 >> Op2
>>>=Op1 >>>= Op2Op1 = Op1 >>> Op2

7. Operator lain
Operator-operator yang tidak termasuk dalam golongan operator-operator yang disebutkan diatas adalah :
?
operator ini merupakan operator pendek untuk pernyataan if(…..)else.

8.   Urutan Precedence Operator
Operasi-operasi yang menggunakan operator dapat melibatkan lebih dari 1 operator dan 1 operand.

Postfix operators[ ] . (params) expr++ expr++
Unary operators++expr –expr +expr –expr ~1
Creation or castNew (type)expr
Multiplicative* / %
Additive+ -
Shift<<>> >>>
Relational<> <= >= instanceof
Equality== !=
Bitwise AND&
Bitwise exclusive OR^
Bitwise exclusive OR|
Logical AND&&
Logical OR||
Conditional? :
Assignment= += -= *= /= %= &= ^= |= <<= >>= >>>=
READ MORE - Operator Java

Minggu, 29 Juli 2012

Gerbang Logika Dasar


Gerbang  logika  merupakan  dasar  pembentukan  sistem  digital.  Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner.
Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI atau RENDAH. Tegangan tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0.

1.   Gerbang AND
Gerbang  AND  digunakan  untuk  menghasilkan  logika   jika  semua  masukan mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika 0.














Gambar Gerbang Logika AND

Masukan
A       B
Keluaran
Y
0       0
0       1
1       0
1       1
0
0
0
1

                                                  Tabel Kebenaran AND

   Pernyataan Boolean untuk Gerbang AND
A . B = Y  (A and B sama dengan Y )

2.   Gerbang NAND (Not AND)
Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan pada logika 1. sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada sembarang masukan pada gerbang NAND, maka keluaran akan bernilai 1.


 
Gambar Gerbang Logika NAND

Masukan
A       B
Keluaran
Y
0       0
0       1
1       0
1       1
1
1
1
0

Tabel Kebenaran NAND


3.   Gerbang OR
Gerbang  OR  akan  memberikan  keluaran  1 jika  salah  sat dar masukannya pada keadaan 1. jika diinginkan keluaran bernilai 0, maka semua masukan harus dalamkeadaan 0.
 
Gambar Gerbang Logika OR

Masukan
A       B
Keluaran
Y
0       0
0       1
1       0
1       1
0
1
1
1

Tabel Kebenaran OR

4.   Gerbang NOR
Gerbang NOR akan memberikan keluaran 0 jika salah satu dari masukannyapada keadaan 1. jika diinginkan keluaran bernilai 1, maka semua masukannya harus dalam keadaan
0.
 
Gambar Gerbang Logika NOR

Masukan
A       B
Keluaran
Y
0       0
0       1
1       0
1       1
1
0
0
0

Tabel Kebenaran NOR


5.   Gerbang XOR
Gerbang XOR (dari kata exclusive OR) akan memberikan keluaran 1 jika masukan- masukannya mempunyai keadaan yang berbeda.
 
Gambar Gerbang Logika XOR

Masukan
A       B
Keluaran
F
0       0
0       1
1       0
1       1
0
1
1
0

Tabel Kebenaran XOR

6.   Gerbang NOT

Gerbang NOT adalah gerbang yang mempunyai sebuah input dan sebuah output.
Gerbang  NOT  berfungsi  sebagai  pembalik  (inverter),  sehingga  output  dar gerbang  ini merupakan kebalikan dari inputnya.

 
Gambar. Lambang Gerbang Logika NOT

Masukan
A
Keluaran
F
0
1
1
0

Tabel Kebenaran Gerbang NOT
READ MORE - Gerbang Logika Dasar

Pengertian Variabel

Variabel Adalah tempat atau wadah untuk menyimpan sebuah data atau nilai/value pada memori ataumerupakan container yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah program dengan tipe tertentu. Pada dasarnya ada dua macam tipe variabel data dalam bahasa Java, yakni tipe primitif dan tipe reference. 

Adapun tipe primitif meliputi:
Tipe boolean 
Tipe numeric (Byte, Short, Int, Long, Char, Float, Double)
Tipe data variabel reference terdiri :
Tipe class
Tipe array
Tipe interface

Jenis standar tipe data dan interval yang digunakan dalam bahasa pemrograman Java terdiri dari:

Byte
  tipe data dengan nilai 8 bit merupakan nilai integer dan memiliki nilai minimum -128 dan nilai maksimum +127. Byte merupakan tipe data yang cocok untuk angka-angka yang kecil dan untuk menyatakan nilai array sebuah tabungan memori.

Short
tipe data dengan nilai 16 bit merupakan nilai integer dan memiliki nilai minimum -32.768 dan nilai maksimum +32.767. sama halnya dengan byte, tipe data ini bisa digunakan untuk angka-angka yang kecil dan bisa dipakai untuk menyatakan nilai array yang cukup besar dari byte.

Int ( Integer )
 tipe data dengan nilai 32 bit merupakan nilai integer dan memiliki nilai minimum - 2147483648 dan nilai maksimum +2147483647. Tipe data ini digunakan untuk nilai yang memiliki jangkauan besar. Dan jika kita menggunakan yang lebih besar lagi maka kita menggunakan long integer.

Long
tipe data dengan nilai 64 bit dan memiliki nilai minimum -9.223.372.036.854.775.808 dan nilai maksimum +9.223.372.036.854.775.807. tipe data ini digunakan untuk nilai yang lebih luas jangkauannya dengan tipe data int

Float ( Floating Point Number )
tipe data dengan nilai 32 bit, rentang nilainya nanti ada pembahasannya selanjutnya. Tipe data ini cocok digunakan pada nilai-nilai yang besar seperti halnya besaran nilai mata uang dan penggunaan tipe data ini menggunakan memory yang besar. Dan dalam kondisi ini kita menggunakan java.match.BigDecimal.

Double
tipe data dengan nilai 64 bit, rentang nilainya nanti ada pembahasannya selanjutnya. Tipe data ini mengandung nilai decimal dan tidak cocok untuk nilai-nilai seperti mata uang.

Boolean (Bool)
tipe data yang memiliki dua buah nilai, yaitu true atau false (benar atau salah). Untuk besaran nilai tidak bisa di tetapkan.

Char (Karakter)
tipe data dengan nilai 16 bit kisaran nilai dari 0 (\u0000’) – 65535(‘\uffff’)

String
Tipe data string ini memungkinkan variabel menyimpan informasi untaian karakter, seperti kata atau kalimat. Dalam contoh sebelumnya, nama yang Anda gunakan pada web form, informasi tersebut akan disimpan dalam variabel bertipe data string.
READ MORE - Pengertian Variabel